Para Penghuni Surga

Di dalam surga mereka saling mengulurkan gelas berisi minuman, di dalam surga tidak ada ucapan yg sia-sia, dan tidak ada pula perbuatan dosa, Para penghuni surga dikelilingi oleh pelayan2 muda, mereka itu putih bersih laksana mutiara dan berjajar rapi (at thur : 23-24)

Ayat ini mengandung pelajaran yg sangat luar biasa, penuh dengan bimbingan, arahan yg apabila manusia menjalankannya akan jauh dari kecemburuan sosial, pertikaian kebencian dn berbagai macam hal yg kita tidak menyukainya, Allah katakan bahwa di dalam surga tidak terdapat ucapan yg sia-sia dn berbagai macam perbuatan dosa.

Dari sini maka kita bisa ambil pelajaran bahwa ciri daripada penduduk surga adalah mereka yg berbicara jauh dari sesuatu yg tak berguna, jauh dari kedustaan, jauh dari sikap picik/licik, ia tidak mau mengadu domba, lisanya penuh makna, indah di dengar, penuh dengan nasehat, mengingatkan ttg surga yg begitu indah, dan keluar dari lisannya mendatangkan ketenangan.

Mereka juga selalu berusaha menjaga diri dari hal-hal yg di haramkan, krn mereka tau akan balasan kelak yg akan mereka peroleh.

Iman inilah yg harus kita tumbuhkan dari lubuk hati kita baik dalam keadaan sendiri atau keramaian.

Lalu para penduduk surga kelak akan saling duduk berhadapan, bercengkrama dn mengingat keadaan mereka dahulu di dunia.
Dan saling bertanya, apakah yg menyebabkan mereka berkumpul di surga, mereka menjawab : kami dahulu berada di tengah keluarga kami yg selalu takut akan azab Allah SWT (at thur : 25-26).

Subhanallah ayat ini adalah kunci dan rumus agar kita menjadi ahlul surga, calon penduduk surga ketika di dunia selalu takut akan azab Allah SWT, maka dari sini pun kita bisa ambil pelajaran bahwa kecelakaan yg sangat besarlah ketika manusia dicabut rasa takutnya oleh Allah akan azab api neraka.

Waallahu a’lam

Lukmanul Hakim, M.A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *