Menjawab Penomena Virus Jas Hujan, Lelaki ini membetalkan niatnya setelah baca ini.

Menjawab Penomena Virus Jas Hujan, Lelaki ini membetalkan niatnya setelah baca ini.

Depok (8 Desember 16) Sungguh suatu hal yang tidak asing kita dengar di kampus saya. bukan musim hujan, akan tetapi sebuah kisah sepasang kekasih yang di pertemukan lewat sebuah pertolongan melalui jas hujan.

seorang akhwat yang meminta bantuan kepada orang di sekitarnya untuk membelikan jas hujan, tidak ada yang merespon hingga akhirnya seorang Ikhwan yang memberanikan diri menawarkan pertolongan lewat wa.

hingga beberapa lama meraka cetingan tak terasa akhwat di nasehati oleh teman satu asramanya. tinggalkan atau halalkan.

jadilah mereka pasangan, ikhwan datang melamar dengan di dampingi oleh kedua orang tuannya.

Penomena yang luar biasa, hingga banyak dari teman saya tersentuh dengan kisah nyata di kampus saya ini.

Sampai ada seorang ikhwan yang memang Beliau juga seorang hafizh Quran. CV sudah di siapkan, tinggal laithan mental menghadap kepada Ayah dari (sebut saja mawar) saya juga kurang tahu namanya, sebab ketika di Tanya siapa, ia selalu tidak pernah ingin memberi tahu.

Perkataan yang sampai sekrang masih terngiang – ngiang dalam diri,
“ente kalau suka atau tertarik dengan seorang akhwat, ente jangan cerita ke orang.”

Saya paham maksudnya, kalau tertarik dan ingin tahu dengan diri nya (akhwat), maka yang kamu tanyai cukup teman terdekatnya.

Menjawab phenomena ini mari kita lihat surat An-Nur ayat 2-3

Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman.
Orang laki-laki pezina, yang dinikahinya ialah perempuan pezina pula atau perempuan musyrik. Perempuan pezina jodohnya ialah laki-laki pezina pula atau laki-laki musyrik , dan diharamkan yang demikian itu atas orang yang beriman.

Sebuah tafsir yang di sampaikan seorang ustad kepada saya.

Kalau kita berpikir sejengkal, kita akan berpikir sebatas, oh iya ya, kalau kita ingin yang soleh, maka solehkan diri kita. Kalau kita ingin yang pinter, maka pinterkan diri kita. Jodoh kita sesuai dengan apa yang ada pada diri kita. Nah mungkin itulah yang selama ini kita pahami.

Namun ada satu tafsir yang luar biasa,

Ente kalau cari pasangan harus yang sesuai dengan fashion Ente. Jika kamu sekarang berdagang atau jualan, jangan cari jodoh yang ke guruan (hobi ngajar). Atau orang yang hanya bisa di dapur.

Supaya apa?, supaya kalian bisa sukses menjadi muslim yang kaya bersama sama.

Mari bercermin kepada kehidupan Rassullullah, Beliau baginda yang menikahi rekan patner kerja nya yaitu Siti Khadijah.

Felix siuw, dahulu mereka menikah hanya akad yang sederhana. Namun karena kesamaan hobi dan ilmu, mereka bisa menggores kehidupan hingga menjadi felix siuw yang sekarang.

Nah sudah paham ya sekarang.

Cari pasangan yang sesuai dengan impian dan tujuan kita kedepannya.

Banyak sudah contoh ketika sebuah pasangan yang bertolak belakang, yang terjadi ialah renggangnya suatu rumah tangga.

Istri ingin mengajar, akan tetapi suami melarang. Nah ini banyak kasus.

Jangan buru buru Nikah ya..

Semoga bermanfaat… ^^

 

oleh : ibnu Syahmiru

management of Taruna Quran

2 tanggapan untuk “Menjawab Penomena Virus Jas Hujan, Lelaki ini membetalkan niatnya setelah baca ini.

  • Desember 16, 2016 pada 3:03 am
    Permalink

    Mantap.. kisah inspirasi

  • Desember 22, 2016 pada 5:55 am
    Permalink

    sama sama akh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *