Nikah muda vs maksiat muda

Saat ini nikah muda sering di anggap sebagai salah satu kebiasaan orang dulu atau banyak yang bilang ngebet bangget sih nikah.

                Mari kita koreksi kenapa bisa jaman sekarang nikah muda dianggap tabu, dan banyak yang ingin sukses berkarir dan menikmati dunia baru setelah itu menikah, dan kenapa masih banyak orang yang ingin buru-buru menikah padahal banyak hal yang bisa di lakukan sebelum menikah?

                Jawabannya sebagai berikut, di zaman ini di mana maksiat bisa di jumpai di mana-mana bahkan sampai pada genggaman handphone pun sangat mudah untuk meng-akses berbagai situs yang memancing birahi, di zaman yang setiap saat kita di suguhkan berbagai godaan dunia, hanya yang memiliki nyali yang kuat dan kepasrahannya kepada Allah untuk melangsungkan pernikahan muda.

                Zaman dimana pacaran sudah menjadi kebutuhan pemudanya bahkan jomblo menjadi hal yang sangat hina, yang pada dasarnya hanya menjalankan syariat Allah dengan menjauhi zinah dengan tidak berpacaran menjadi bahan hinaan yang sangat menyenangkan,kemesraan yang bukan mukhrim sangat bangga di tampilkan dimana-mana, bahkan anak yang seharusnya masih bermain dengan teman seumurnya dan menikmati hari bersama teman-temannya sudah bermesra-mesraan dengan lawan jenisnya. Dan itu sudah banyak yang memakluminya, yang menyebabkan meraka pun semakin berani melakukan hal-hal negatif lainnya seperti meroko dan lain-lain.

                Kembali pada topik menikah muda, bagi kaum muda yang masih asik mendekatkan diri kepada Allah dan tidak memilih untuk bermaksiat dan mendapat azab darinya, ketika di takdirkan oleh Allah untuk menikah muda bisa menjadi momen yang sungguh luar biasa ketika benar-benar merasakan indahnya menyentuh tangan istrinya, kebahagiaan yang di dapat dari perasaan yang di pendam dari berbuat dosa seketika halal karna adanya ijab kobul, banyak hal yang bisa di lakukan bersama dari hal yang di takutkan dari nikah muda adalah takut tidak bisa mengejar karir malah bisa lebih cepat apabila memang sudah di perbincangkan dari awal, bahkan ketakutan akan tidak bisa menikmati dunia hilang seketika apabila kita bisa menikmati dunia bersama istri saat kita masih muda dan saat masih kuat melakukan banyak hal bersama..

                Jadi kenapa masih takut untuk nikah muda jika yang menanti setelahnya adalah kebahagiaan..

wallahu a’lam bishowab…

oleh : Azzam Izzudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *