Sikap Seorang Mu’min Pasca Ramadhan

كيف لا تجري للمؤمن على فراق رمضان دموع
وهو لا يدري هل بقي له في عمره إلي رجوع

“Bagaimana mungkin air mata seorang mukmin tidak menetes tatkala berpisah dengan Ramadhan,Sedang ia tidak tahu apakah masih ada sisa umurnya untuk berjumpa lagi.”

Ibnu Rajab dalam Kitab Lathooiful Ma’aarif

Genapkan Puasa Kita Menjadi Setahun

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164)

.عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ قَالَ « مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا) »

Dari Tsauban, bekas maula Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Barangsiapa berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fithri, maka ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Karena siapa saja yang melakukan kebaikan, maka akan dibalas sepuluh kebaikan semisal.”  (HR. Ibnu Majah no. 1715. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Disebutkan bahwa setiap kebaikan akan dibalas minimal dengan sepuluh kebaikan yang semisal.

Ini menunjukkan bahwa puasa Ramadhan sebulan penuh akan dibalas dengan 10 bulan kebaikan puasa.

Sedangkan puasa enam hari di bulan Syawal akan dibalas minimal dengan 60 hari (2 bulan) kebaikan puasa.

Maka jika dijumlah, seseorang sama saja melaksanakan puasa 10 bulan + 2 bulan atau sama dengan 12 bulan. Itulah mengapa orang yang melakukan puasa Syawal bisa mendapatkan ganjaran puasa setahun penuh.

Para ulama menyebutkan keutamaan berpuasa syawal setelah 1 syawal karena ia adalah aplikasi dari menyegerakan kebaikan.

Puasa syawal boleh dilakukan secara berturut-turut namun boleh juga tidak.

Sebagian ulama menyebutkan bahwa puasa syawal hendaknya dilakukan setelah membayar hutang puasa ramadhan karena ia adalah implementasi dari kaidah mendahulukan yang wajib ketimbang yang sunnah.

Namun sebagian ulama yang lain membolehkan puasa syawal didahulukan ketimbang membayar hutang puasa karena waktu puasa syawal terbatas di bulan syawal sedangkan membayar hutang puasa memiliki waktu yang panjang hingga ramadhan yang akan datang dan tidak selamanya yang wajib harus di dahulukan.

Manapun yang kita pilih, semoga Allah mudahkan kita melaksanakan shaum syawal dan menggenapkan pahala puasa kita menjadi seolah berpuasa setahun lamanya.
—————————————
Disarikan ulang oleh :

Taruna Quran Foundation

Fb: tarq strategic
Ig : taruna.quran
www.tarunaquran.org

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *